Apakah Kamu Bos atau Pemimpin?

Kamu berhasil naik pangkat. Akhirnya kamu punya bawahan atau orang-orang yang harus dipimpin. Mereka dapat menilai kamu dari bagaimana cara kamu bekerja. Apakah kamu seorang bos atau pemimpin?

Keduanya memang terdengar sama, tapi secara sifat keduanya jauh berbeda. Hal ini bisa kamu lihat dari infografis yang dibuat oleh Resourceful Management. Mereka membuat beberapa poin menarik tetang cara kerja kedua orang tersebut seperti yang ada di bahwa ini.

Cara Komunikasi

Bos: Lebih suka nyuruh ini itu sesuai dengan caranya.

Pemimpin: Mengajak bawahannya untuk menjadi bagian dari pekerjaanya.

Melihat Risiko

Bos: Punya moto “Lebih cepat, lebih baik” untuk mengurangi risiko dalam menyelesaikan pekerjaan.

Pemimpin: Rela jika harus mengobankan sesuatu karena ia yakin akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Kepada Karyawan

Bos: Sudah punya aturan yang harus diikuti oleh karyawannya.

Pemimpin: Mengajak karyawannya untuk bersama-sama melakukan pekerjaan.

Ketika Ada Masalah

Bos: Menyelesaikan masalahnya sendiri agar dirinya tidak disalahkan.

Pemimpin: Mengambil pelajaran dari setiap masalah yang muncul agar tidak diulang.

Saat Perencanaan

Bos: Mengacu pada objektif agar pekerjaan bisa diselesaika secepatnya.

Pemimpin: Terbuka pada ide-ide karyawan dan bisa diimplementasikan pada pekerjaan.

Memberikan Pujian

Bos: Singkat, padat, dan jelas.

Pemimpin: Memberikan kepercayaan kepada karyawan sebagai motivasi.

Perencanaan

Bos: Berpikir jangka pendek.

Pemimpin: Berpikir jangka panjang.

Memberikan Tugas

Bos: Seperti memberikan tugas layaknya “tentara”.

Pemimpin: Memberitahu karyawannya bahwa mereka memiliki peran penting dalam pekerjaan.

Memutuskan Sesuatu

Bos: Memilih ide yang sesuai dengan akal sehat.

Pemimpin: Terbuka dengan ide-ide yang menarik dan mencoba untuk menjalankannya.

Memberikan Petunjuk

Bos: Merencanakannya sampai hal terkecil.

Pemimpin: Hanya memberikan arahan saja.

Dari poin-poin di atas, apakah Anda termasuk bos atau pemimpin? Pastikan ada di jalan pemimpin karena bos yang galak akan membuat karyawan Anda pindah kerja. Menurut artikel World Economic Forum, karyawan bukan pindah kerja, melainkan meninggalkan bosnya. Hal ini sesuai dengan riset yang dilakukan oleh Ranstad Consulting di mana karyawan rela mengganti bos mereka dibanding mendapatkan kenaikan gaji sebesar $5000.
Support by Urbanhire, untuk melihat sumber artikel klik disini.